MANAJEMEN MUTU PRODUK KUE BHOI KHAS ACEH

Bhoi merupakan salah satu makanan khas Aceh, biasanyan usaha pengolahan makanan ini banyak dilakukan oleh kaum perempuan. Dalam melakukan produksinya biasanya usaha pembuatan Bhoi ini dilakukan dalam usaha rumah tangga, dimana proses produksinya menunggu pesanan dari para konsumen. Sehingga strategi produksi usaha rumah tangga ini make to order, yaitu usaha rumah tangga  akan melakukan produksi sesuai dengan order yang diterima dan selesai pada waktu yang telah disepakati. Langganan yang datang biasanya merupakan langganan tetap yaitu para pedagang-pedagang kecil  yang menjual penganan atau makanan olahan khas Aceh di daerah tersebut. Proses pembuatan Bhoi khas Aceh ini dibagi menjadi kedalam lima proses, yaitu proses pencampuran bahan baku, pengadukan pengovenan, pengemasan dan paking,sumberdaya yang di gunakan untuk produksi pembuatan bolu ini diantaranya memerlukan terigu, gula pasir, telur, mentega, bread improver, serta perlengkapan tambahan mixer untuk proses pengadukan bahan, wadah besar untuk menampung bahan yang sudah di campur pake mixer tadi, loyang cetakan untuk mencetak bolu dan bahan bakar untuk pengovenan dengan menggunakan Gas Elpiji.

Usaha produksi bolu Bhoi khas Aceh memiliki permasalahan yang terdapat pada hasil atau produk pada saat proses produksi Bhoi khas Aceh, dimana permasalahan tersebut yaitu sebagai berikut :  


1. Bolu Bhoi yang hangus
2. Bolu Bhoi yang tidak mengembang
3. Bolu Bhoi yang retak

Maka dari itu perlu melakukan pengurangan kecacatan supaya permintaan kebutuhan pelanggan dapat terpenuhi  dan sesuai dengan waktu yang sudah di tentukan, maka dari itu pada pembuatan Bhoi khas Aceh ini perlu dilakukan penerapan bagan kendali untuk dapat mengontrol kecacatan  pada produk, sehingga Bhoi khas Aceh yang dihasilkan ini nantinya tidak ada kecacatan 

Proses Produksi

Proses pembuatan kue ini tergolong cukup rumit dan tidak setiap orang bisa membuatnya. Karena itu diperlukan keuletan dan kesabaran dalam pembuatannya. Walaupun begitu kue ini masih bisa ditemukan di pasar-pasar tradisional maupun dipesan langsung pada pembuatnya.

Bahan - Bahan :

a. 250 gram tepung terigu
b. 250 gram gula pasir
c. 5 butir telur ayam
d.2 bungkus vanili
e. 1/4 sendok soda (bread improver) 

Bahan baku bisa disesuaikan dengan jumlah yang ingin di produksi.

Cara Membuat :

a. Masukkan telur dan tambahkan gula pada baskom atau wadah lain.
b. Kocok sampai mengembang.
c. Masukkan vanili dan soda, kemudian kocok lagi sampai menyatu.
d. Setelah itu, masukkan tepung terigu dan aduk hingga rata.
e. Masukkan adonan ke dalam cetakan dan panggang sampai matang.

Masalah kualitas yang umum ditemukan pada produk Bhoi ini antara lain adalah kecacatan  seperti hangus, tidak mengembang dan retak. Maka dari itu perlu dilakukan indentifikasi masalah kualitas produk pada Bhoi khas Aceh, dengan menggunakan diagram fishbone atau diagram sebab akibat. Diagram sebab akibat adalah suatu diagram yang menunjukkan hubungan antara sebab dan akibat. Diagram sebab akibat digunakan untuk menunjukkan faktor-faktor penyebab terjadinya masalah kualitas dalam hal ini adalah kualitas produk Bhoi makanan khas Aceh. Adapun faktor-faktor yang ditinjau antara lain:

a. Manusia
b. Metode kerja
c. Mesin
d. Bahan Baku
e. Lingkungan kerja

Dari lima faktor yang telah disebutkan sebelumnya, akan dipelajari faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap permasalahan yang akan dihadapi. Berikut ini faktor-faktor penyebab terjadinya cacat pada Bhoi yang dapat dilihat pada diagram fishbone:

Dari gambar diatas menginformasikan bahwa penyebab cacat diakibakan oleh faktor manusia, metode, material dan mesin. Dari sebab akibat tersebut akan dilakukan identifikasi penyebab kecacatan hangus sebagai berikut:

a. Faktor Manusia 

- Pada saat proses pencampuran bahan baku
- Pada saat proses pengadukan bahan baku
- Pencetakan adonan
- Proses pengawasan pekerja pada saat pengovenan
- Pengemasan
- Pengepakan

b. Faktor Metode
 
- Waktu pengadukan 
- Pengovenan

c. Faktor Bahan Baku
-  Pencampuran bahan baku sesuai resep
-  Kurang mentega

d.Faktor Lingkungan Kerja
- Terlalu sempit
- Tata letak alat tidak sesuai

e. Faktor Mesin
- Suhu pengapian kurang sempurna
- Mesin oven tanpa pengaturan waktu dan suhu.

Perbaikan Mutu

 Untuk menanggulangi cacat pada produksi bolu Bhoi Aceh, maka diperlukan perbaikan antara lain :

a. Faktor manusia, sebaiknya dilakukan pelatihan terhadap para pekerja sehingga memiliki pekerja     ahli
b.Faktor metode, sebaiknya ada SOP kerja yang baik
c. Faktor bahan baku, sebaiknya dilakukan pemilihan baku yang memiliki mutu yang baik dan berstandar nasional.

d. Faktor lingkungan kerja, sebaiknya dilakukan perluasan ruang produksi sehingga tata letak alat dan bahan kerja lebih efisien dan tidak mengganggu proses kerja.

e. Faktor mesin, sebaiknya dilakukan perawatan secara rutin dan pergantian mesin atau alat yang sudah tua.

Berdasarkan analisa diagram sebab akibat, dapat diketahui faktor penyebab masalah kualitas adalah faktor manusia, alat/mesin, bahan baku, manusia dan metode kerja. Masalah utama yang menyebabkan cacat pada bolu Bhoi khas Aceh  disebabkan oleh faktor manusia dan bahan baku. Adapun masing masing penanggulangannya yaitu :

a. Faktor manusia, sebaiknya dilakukan pelatihan terhadap para pekerja sehingga memiliki pekerja ahli

b. Faktor bahan baku, sebaiknya dilakukan pemilihan bahan baku yang memiliki mutu yang baik dan berstandar nasional.

Penulis : Lian Arkanullah

0 Response to "MANAJEMEN MUTU PRODUK KUE BHOI KHAS ACEH"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel